
Tangerang Selatan – (BMKG) Provinsi Banten mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan terjadi di sejumlah wilayah Banten pada periode 3 hingga 8 Mei 2026.
Dalam rilis resmi yang dipublikasikan pada 2 Mei 2026, Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II menyampaikan bahwa sejumlah fenomena atmosfer tengah aktif dan berkontribusi terhadap peningkatan pembentukan awan hujan di wilayah tersebut.
Fenomena tersebut meliputi dan (MJO) yang aktif di wilayah Banten. Kondisi ini turut menginduksi terbentuknya sirkulasi siklonik di sebelah barat Bengkulu, yang memicu pertemuan dan perlambatan angin di wilayah Jawa bagian barat.
“Situasi ini meningkatkan potensi cuaca signifikan, terutama hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang,” tulis BBMKG Wilayah II dalam keterangannya.
Selain faktor global, kondisi atmosfer lokal seperti labilitas udara yang kuat juga mendukung pertumbuhan awan konvektif secara cepat di wilayah Banten.
Pada periode 3–5 Mei 2026, hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat diprakirakan terjadi di:
Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi mengguyur:
Memasuki periode 6–8 Mei 2026, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprakirakan terjadi di:
BMKG juga mengingatkan adanya potensi gelombang laut kategori sedang dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter di sejumlah perairan, meliputi:
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan, khususnya bagi warga yang tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, banjir bandang, dan pohon tumbang.
Masyarakat juga diminta melakukan langkah antisipatif, seperti memastikan saluran air tidak tersumbat, menghindari perjalanan ke daerah rawan banjir, serta mengamankan barang-barang penting.
Selain itu, warga diingatkan untuk selalu memantau informasi resmi melalui aplikasi dan kanal media sosial resmi @bmkgwilayah2, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas sumbernya.

Tidak ada komentar