x

Kasus Dugaan Penipuan Oknum Kades Ciginggang Masuk Penanganan DPMD

waktu baca 2 menit
Jumat, 15 Mei 2026 07:41 72 BBR

Lebak – Dugaan penipuan yang menyeret nama Kepala Desa Ciginggang, Kecamatan Gunungkencana, Kabupaten Lebak, kini masuk dalam penanganan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Lebak.

cover

Kasus tersebut mencuat setelah seorang warga Desa Sarageni, Kecamatan Cimarga, bernama Isma Suandi mengaku mengalami kerugian hingga Rp20 juta. Uang tersebut, menurut pengakuannya, diserahkan kepada seorang oknum kepala desa berinisial H dengan harapan dapat membantu melunasi tunggakan pembayaran kendaraan roda empat kepada perusahaan pembiayaan.

DPMD Kabupaten Lebak melayangkan surat undangan kepada LSM GMBI Distrik Lebak untuk pembahasan laporan dugaan penipuan.

Isma menuturkan, saat itu H menyatakan kesediaannya untuk membantu menyelesaikan persoalan tersebut. Namun hingga kini, permasalahan yang sudah berlangsung hampir dua tahun itu belum juga mendapatkan penyelesaian.

“Sudah beberapa kali saya datang baik-baik ke rumah beliau untuk meminta kejelasan, tetapi jawabannya hanya janji terus,” ujar Isma, Rabu (14/5/2026).

IMG-20260507-192530

Ia juga mengungkapkan bahwa pihak terlapor sempat dua kali membuat surat pernyataan di atas materai yang berisi kesanggupan mengembalikan uang dalam jangka waktu tiga bulan. Namun, hingga tenggat waktu yang disepakati berakhir, pengembalian dana tak kunjung dilakukan.

“Sudah dua kali dibuat surat perjanjian di atas materai, tetapi sampai sekarang belum ada itikad baik untuk mengembalikan uang saya,” katanya.

Menanggapi persoalan tersebut, Ketua LSM GMBI Distrik Lebak, King Naga, meminta DPMD Kabupaten Lebak bertindak tegas sesuai kewenangannya. Ia menilai dugaan tindakan yang dilakukan oknum kepala desa tersebut telah mencoreng citra pemerintahan desa.

“Kami berharap DPMD tidak menutup mata dan segera mengambil langkah sesuai aturan yang berlaku. Kepala desa seharusnya menjadi teladan bagi masyarakat, bukan justru menimbulkan persoalan yang merugikan warga,” tegasnya.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak Kepala Desa Ciginggang belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x