x

Bukan Sekadar Rusak, Jalan Poros Buyut Mekar Disebut Mirip ‘Kedokan Dadakan’

waktu baca 2 menit
Jumat, 27 Feb 2026 19:51 64 BBR

Lebak,beritabantenraya.com – Kondisi memprihatinkan terjadi di Kampung Batukarut RT 001/RW 003, Desa Buyut Mekar, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, pada Jumat (27/02/2026).

cover

Jalan poros kabupaten yang menjadi akses utama penghubung Desa Buyut Mekar dan Desa Ciuyah dilaporkan mengalami kerusakan parah dan berubah menjadi kubangan lumpur saat musim hujan.

Kerusakan tersebut berdampak langsung pada aktivitas masyarakat. Jalan yang berlubang dan dipenuhi genangan air menyebabkan permukaan menjadi licin serta sulit dilalui kendaraan.

Sejumlah pengendara sepeda motor dilaporkan kerap tergelincir dan terjatuh. Sementara kendaraan roda empat beberapa kali terperosok akibat kondisi jalan yang berlumpur tebal.

IMG-20260507-192530

Warga menyebut, kondisi tersebut tidak lagi sekadar jalan rusak, melainkan sudah menyerupai “kedokan dadakan”.

Genangan air yang bercampur lumpur juga mengganggu mobilitas warga, termasuk anak-anak sekolah yang harus berjalan ekstra hati-hati agar tidak terpeleset.

Para pedagang sayur turut terdampak. Beberapa di antaranya dilaporkan mengalami kerugian karena terjatuh saat melintas sehingga dagangan rusak.

Salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan menyampaikan kekecewaannya terhadap pemerintah desa maupun Pemerintah Kabupaten Lebak.

“Berangkat pagi masih bersih, pulang sudah kotor karena jalan becek. Banyak pedagang sayur jatuh karena licinnya jalan ini. Kami minta segera diperbaiki,” ujarnya.

Warga lain menambahkan, keluhan terkait kondisi jalan tersebut bukan hal baru. Menurutnya, persoalan ini telah berlangsung cukup lama tanpa penanganan yang signifikan.

“Anak-anak harus berjuang ke sekolah, pedagang rugi, warga lanjut usia juga kesulitan. Kami tidak meminta jalan mewah, yang penting layak dan aman dilalui,” katanya.

Masyarakat menegaskan bahwa kondisi ini merupakan persoalan nyata yang mereka hadapi setiap hari, bukan sekadar keluhan tanpa dasar.

Jalan poros tersebut merupakan akses vital yang menunjang kegiatan ekonomi, pendidikan, serta aktivitas sosial warga.

Warga mendesak Pemerintah Kabupaten Lebak untuk segera mengambil langkah konkret, baik melalui perbaikan darurat maupun pengalokasian anggaran pembangunan secara permanen.

Mereka juga berharap pihak terkait turun langsung meninjau kondisi di lapangan.

Saat dikonfirmasi awak media terkait persoalan ini, Kepala Desa Buyut Mekar belum memberikan tanggapan.

Hingga berita ini diterbitkan, masyarakat masih menunggu respons resmi dari Pemerintah Kabupaten Lebak terkait rencana penanganan kerusakan jalan tersebut.

Warga berharap perbaikan segera direalisasikan agar aktivitas sehari-hari dapat kembali berjalan normal dan aman.

 

Wartawan: Heru Kz | Editor:Redaksi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x