x

Disdikpora Pandeglang Terapkan Jurnal Bulanan untuk Ukur Karakter Siswa

waktu baca 2 menit
Minggu, 24 Mei 2026 10:36 8 BBR

Pandeglang – Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pandeglang menerapkan sistem evaluasi kuantitatif berbasis jurnal bulanan untuk mengukur tingkat perkembangan karakter peserta didik. Instrumen penilaian ini dilekatkan secara penuh pada Program Barudak Pandeglang Calakan (Cerdas, Berkah, dan Beriman) guna memantau efektivitas pilar keagamaan, kelakuan, dan kebudayaan di sekolah.

cover

Parameter ini dirancang untuk mendeteksi konsistensi perubahan perilaku anak secara berkala. Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) Disdikpora Kabupaten Pandeglang, Karna Suyana, menjelaskan intervensi karakter melalui alat ukur yang objektif dinilainya perlu dilakukan agar tidak terjebak pada penilaian formalitas.

Melalui basis instrumen jurnal ini, efektivitas kurikulum lokal muatan religi dan sosial budaya diharapkannya dapat dipetakan secara presisi. “Kami memasukkan unsur sosial budaya, agama, dan alam ke dalam penilaian berkala. Penguatan identitas lokal ini dipantau langsung lewat instrumen jurnal bahasa Sunda Pandeglang agar pembiasaan anak terdata sejak dini,” ujar Karna Suyana, Minggu 24 Mei 2026.

Skema penilaian berkala tersebut membagi kompetensi anak ke dalam empat tingkatan kategorisasi linear. Tingkat tertinggi ditempati oleh klaster Calakan Sangat Baik (CSB) bagi anak yang mampu mempraktikkan indikator mutu secara mandiri selama 18 hingga 24 hari dalam sebulan.

IMG-20260507-192530

Sementara rentang 12 sampai 17 hari masuk kategori Calakan Sesuai Harapan (CSH), diikuti Mulai Calakan (MC) untuk durasi kemunculan perilaku 7 hingga 11 hari kerja. Adapun level paling bawah diidentifikasi sebagai Tacan Calakan (TC), yakni kondisi saat respons anak masih sangat terbatas dan hanya muncul maksimal 0 sampai 6 hari dalam sebulan.

Karena mengatakan anak pada klaster terendah ini direkomendasikan mendapatkan stimulasi pengulangan materi serta pendekatan individual secara intensif. “Pilot project evaluasi ini sudah berjalan serentak dan diterapkan di semua sekolah tanpa terkecuali. Setiap lembaga wajib memasang spanduk program sebagai panduan teknis operasional bagi tenaga pendidik,” kata Karna.

Disdikpora Pandeglang memastikan seluruh sekolah saat ini telah mengadopsi indikator ketercapaian jurnal karakter tersebut secara menyeluruh. Pengawasan berkala ke lapangan pun disebut Karna terus ditingkatkan guna mengawal akurasi pengisian data sosiologis anak di tingkat terbawah.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x