x

Sebanyak 32 Produk UMKM Lebak Ikuti Kurasi untuk Masuk Pasar Ritel

waktu baca 2 menit
Jumat, 12 Jun 2026 09:14 18 BBR

LEBAK – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak menyambut positif program pelatihan manajemen ritel dan kurasi produk bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang digelar bersama perusahaan ritel modern. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk lokal agar dapat dipasarkan di gerai-gerai ritel.

cover

Kepala Disperindag Kabupaten Lebak, Rully Edward, mengatakan banyak produk olahan UMKM asal Lebak memiliki kualitas yang baik, namun masih menghadapi kendala dalam aspek promosi dan pemasaran.

“Kerja sama ini diharapkan dapat mendorong produk UMKM Lebak masuk ke pasar ritel dan dipasarkan di berbagai gerai. Tentu hal ini akan berdampak positif terhadap peningkatan pendapatan para pelaku usaha,” ujar Rully di Lebak, Kamis.

Menurutnya, pelatihan manajemen ritel yang diberikan kepada pelaku UMKM perlu dilaksanakan secara berkelanjutan agar mampu menghasilkan produk yang memenuhi standar pasar modern.

IMG-20260507-192530

Pemerintah Kabupaten Lebak juga berharap semakin banyak produk UMKM lokal yang mampu menembus pasar ritel sehingga dapat naik kelas dan memiliki daya saing yang lebih kuat. Upaya tersebut sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas usaha pelaku UMKM.

Sementara itu, Deputy Branch Manager Alfamart Branch Serang, Siswanto Ari Widjaja, mengungkapkan bahwa permasalahan utama yang masih dihadapi pelaku UMKM adalah keterbatasan permodalan dan pemasaran.

“Dua hal tersebut menjadi kendala mendasar yang sering menghambat pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha dan memperluas jangkauan pemasaran produknya,” katanya.

Melalui kolaborasi dengan Disperindag Kabupaten Lebak, pihaknya berupaya memberikan pemahaman serta strategi pengelolaan bisnis yang tepat agar para pelaku UMKM memiliki manajemen usaha yang lebih baik.

Menurut Siswanto, banyak produk khas Lebak yang memiliki potensi besar dan diminati masyarakat. Oleh karena itu, peningkatan kualitas produk, termasuk kemasan dan standar pemasaran, menjadi aspek penting yang harus diperkuat.

“Dengan adanya pelatihan ini, kami berharap kualitas produk UMKM semakin meningkat, baik dari sisi mutu maupun kemasannya, sehingga mampu bersaing di pasar ritel modern,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 32 produk UMKM asal Kabupaten Lebak mengikuti proses kurasi dan penilaian yang dilakukan manajemen Alfamart. Penilaian mencakup berbagai aspek, mulai dari kelengkapan perizinan hingga standar kemasan produk.

“Kami akan terus berupaya mendorong para pelaku UMKM agar dapat memasarkan produknya lebih luas, bahkan hingga ke luar daerah,” kata Siswanto.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x